Tanda-Tanda Device atau Sistem Terkena Serangan Cyber

devices terkena serangan cyber

Di era digital, serangan cyber bisa menimpa siapa saja. Tidak hanya perusahaan besar, pengguna individu pun rentan menjadi target hacker. Sayangnya, banyak orang tidak menyadari perangkat atau sistem mereka sudah disusupi hingga kerusakan semakin parah. Mengenali tanda-tanda sejak dini sangat penting agar langkah pencegahan bisa segera dilakukan.Oleh karena itu artikel ini akan membahas Tanda atau ciri device terkena serangan cyber.

Ciri Device Terkena Serangan Cyber

1. Performa Device Menjadi Lambat

Salah satu gejala paling umum adalah perangkat terasa lebih lambat dari biasanya. Jika laptop, ponsel, atau server tiba-tiba membutuhkan waktu lama untuk membuka aplikasi, ada kemungkinan perangkat sudah disusupi malware. Virus dan spyware biasanya berjalan di latar belakang, menguras memori dan prosesor.

2. Muncul Aplikasi atau Program Asing

Jika Anda menemukan aplikasi yang tidak pernah diinstal, ini bisa menjadi tanda adanya malware atau trojan. Program berbahaya sering kali terpasang bersamaan dengan unduhan ilegal atau lampiran email mencurigakan. Aplikasi asing ini bisa digunakan untuk mencuri data atau membuka akses jarak jauh bagi penyerang.

3. Iklan Pop-Up yang Berlebihan

Pop-up yang muncul tiba-tiba dan sulit ditutup adalah gejala klasik dari adware, sejenis malware yang menginfeksi browser atau sistem. Jika pop-up muncul bahkan saat tidak sedang membuka internet, besar kemungkinan perangkat sudah terinfeksi.

4. Aktivitas Jaringan Tidak Biasa

Serangan cyber sering meninggalkan jejak berupa lalu lintas data yang mencurigakan. Misalnya, konsumsi data internet meningkat drastis tanpa alasan jelas. Aktivitas ini bisa menunjukkan adanya malware yang mengirim data sensitif ke server hacker.

5. Password Sering Tiba-Tiba Tidak Valid

Jika akun online tiba-tiba tidak bisa diakses padahal password benar, ini bisa menjadi indikasi akun sudah diretas. Hacker biasanya mengganti password untuk mengambil alih kontrol penuh atas akun korban.

6. File Hilang atau Berubah Sendiri

Ketika file tiba-tiba hilang, rusak, atau diganti nama tanpa sepengetahuan Anda, ada kemungkinan perangkat sudah terkena ransomware atau virus. Ransomware biasanya mengenkripsi file korban dan meminta tebusan untuk mengembalikannya.

7. Perangkat Sering Crash atau Restart Mendadak

Sistem yang sering hang, crash, atau restart sendiri bisa jadi tanda adanya serangan siber. Virus yang menyerang sistem operasi dapat merusak file inti sehingga perangkat tidak stabil.

8. Aktivitas Aneh pada Akun Media Sosial atau Email

Jika teman atau kolega melaporkan menerima pesan aneh dari akun Anda, besar kemungkinan akun sudah dibajak. Serangan phishing sering menggunakan akun korban untuk menyebarkan link berbahaya ke orang lain.

9. Antivirus dan Firewall Tiba-Tiba Nonaktif

Malware canggih sering menonaktifkan antivirus atau firewall agar bisa beroperasi tanpa terdeteksi. Jika software keamanan Anda mati tanpa alasan, segera lakukan pemeriksaan.

10. Perangkat Panas dan Baterai Cepat Habis

Beberapa malware menggunakan sumber daya perangkat untuk aktivitas tersembunyi, seperti cryptojacking (menambang cryptocurrency). Gejalanya perangkat cepat panas dan baterai terkuras lebih cepat dari biasanya.

Cara Mengatasi Jika Device Terkena Serangan Cyber

  • Putuskan koneksi internet segera untuk menghentikan aktivitas penyerang.
  • Lakukan scan penuh menggunakan antivirus terpercaya.
  • Hapus aplikasi mencurigakan atau lakukan reset perangkat jika perlu.
  • Ubah semua password penting segera setelah perangkat bersih.
  • Backup data penting agar kerugian dapat diminimalisir.
  • Gunakan autentikasi ganda (2FA) untuk keamanan ekstra.

Kesimpulan

Mengenali tanda-tanda device atau sistem terkena serangan cyber adalah langkah pertama untuk mencegah kerugian yang lebih besar. Performa lambat, aplikasi asing, pop-up berlebihan, hingga akun yang dibajak merupakan gejala yang tidak boleh diabaikan. Dengan kewaspadaan tinggi dan penerapan langkah pencegahan yang tepat, Anda bisa menjaga data pribadi maupun organisasi tetap aman.


Mau Lihat Artikel Seputar Sistem Informasi & Keamanan Digital?

Dapatkan insight terbaru tentang cybersecurity, sistem informasi, dan teknologi modern hanya di SMTECH.id

Tags: No tags

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *