
Dalam dunia pendidikan tinggi, analisis proses akademik menjadi hal penting agar perguruan tinggi dapat mengelola kegiatan administrasi dengan efektif. Salah satu metode yang banyak digunakan adalah Business Process Model and Notation (BPMN). Bagi mahasiswa sistem informasi, memahami BPMN bukan hanya penting untuk mata kuliah, tetapi juga untuk praktik nyata dalam merancang sistem akademik yang efisien.
Apa Itu BPMN?
BPMN (Business Process Model and Notation) adalah standar internasional untuk memodelkan proses bisnis dalam bentuk diagram visual. Dengan BPMN, alur kerja dapat digambarkan lebih jelas, sehingga memudahkan komunikasi antara mahasiswa, dosen, dan pihak administrasi.
Pentingnya BPMN dalam Analisis Proses Akademik
- Memetakan Alur Kerja – Mahasiswa bisa memahami bagaimana data akademik dikelola, mulai dari pendaftaran, perkuliahan, hingga kelulusan.
- Meningkatkan Efisiensi – Identifikasi aktivitas yang tidak efektif sehingga bisa diperbaiki.
- Mendukung Pengembangan Sistem – BPMN membantu merancang sistem informasi akademik yang lebih sesuai kebutuhan kampus.
- Mempermudah Dokumentasi – Semua proses dapat terdokumentasi dengan baik dalam bentuk diagram yang mudah dipahami.
Contoh Penerapan BPMN pada Proses Akademik
Beberapa contoh alur yang bisa dianalisis dengan BPMN antara lain:
- Proses Pendaftaran Mahasiswa Baru – mulai dari pengisian formulir, verifikasi berkas, hingga pembayaran.
- Pengisian KRS (Kartu Rencana Studi) – melibatkan mahasiswa, dosen wali, dan sistem akademik.
- Proses Ujian dan Nilai – dari pembuatan soal, pelaksanaan ujian, koreksi, hingga input nilai ke sistem.
- Proses Kelulusan – validasi nilai, skripsi, hingga penerbitan ijazah.
Manfaat Analisis Proses Akademik dengan BPMN bagi Mahasiswa
- Pemahaman Praktis – mahasiswa bisa melihat langsung bagaimana teori analisis sistem diterapkan.
- Keterampilan Tambahan – memahami BPMN menjadi nilai tambah ketika masuk dunia kerja.
- Kolaborasi Lebih Baik – mahasiswa mampu menjelaskan ide sistem dengan diagram yang mudah dipahami oleh stakeholder non-teknis.
- Dasar Riset dan Skripsi – BPMN sering digunakan dalam penelitian skripsi di bidang sistem informasi.
Kesimpulan
Analisis proses akademik dengan BPMN adalah keterampilan penting bagi mahasiswa sistem informasi. Dengan BPMN, alur kerja kampus dapat dipahami, divisualisasikan, dan ditingkatkan efisiensinya. Selain mendukung pembelajaran, pemahaman BPMN juga bermanfaat untuk dunia kerja, riset, dan pengembangan sistem akademik modern.
Baca juga: Cara Membuat User Interface Sistem Informasi Akademik yang Ramah Pengguna

[…] Baca juga: Analisis Proses Akademik dengan BPMN untuk Mahasiswa Sistem Informasi […]