
Banyak pemilik bisnis dan pengembang pemula sering kali tidak menyadari kesalahan yang terjadi saat membangun sebuah website. Walaupun tampaknya mudah, merancang situs yang optimal sebenarnya membutuhkan pemahaman yang kuat mengenai desain, tata letak, dan kebutuhan pengguna. Jika langkah-langkah penting diabaikan, hasil akhirnya mungkin tidak sesuai harapan. Oleh karena itu, mengenali kesalahan-kesalahan umum saat membuat website dan menghindarinya sejak awal sangatlah krusial.
Tidak Responsif
Tampilan Tidak Mendukung Perangkat Mobile
Salah satu kekeliruan yang sering terjadi saat merancang website adalah mengabaikan tampilan di perangkat seluler. Padahal, lebih dari setengah pengguna internet saat ini mengakses situs melalui smartphone.
Solusi:
Terapkan desain responsif yang mampu menyesuaikan dengan berbagai ukuran layar secara otomatis. Anda juga bisa memanfaatkan alat seperti Google Mobile-Friendly Test untuk memastikan tampilan situs Anda optimal di perangkat mobile.
Navigasi yang Membingungkan
Navigasi situs yang tidak intuitif dapat menyebabkan kebingungan bagi pengunjung, sehingga mereka cenderung meninggalkan halaman lebih cepat. Hal ini bisa meningkatkan bounce rate dan memberi dampak buruk pada performa SEO.
Solusi:
Pastikan menu navigasi mudah diakses dan struktur halaman tersusun dengan rapi. Gunakan tombol call-to-action (CTA) yang terlihat jelas dan memiliki alur logis agar pengguna tahu langkah selanjutnya.
Konten Buruk
Kurangnya Tujuan yang Terdefinisi
Tidak sedikit website yang dibangun tanpa arah yang jelas. Hal ini membuat pesan yang ingin disampaikan kepada pengunjung menjadi tidak fokus dan membingungkan.
Solusi:
Sebelum mulai membangun, tentukan tujuan utama situs Anda, apakah untuk menawarkan produk, memberikan edukasi, atau sebagai representasi profil perusahaan.
SEO yang Diabaikan
Tanpa optimasi SEO, situs Anda akan tenggelam di hasil pencarian. Ini adalah kesalahan umum saat membuat website yang sangat merugikan.
Solusi:
Gunakan kata kunci dengan benar, pastikan loading cepat, dan tambahkan meta tag serta deskripsi yang sesuai. Pelajari dasar SEO dari Moz’s Beginner’s Guide to SEO.
Performa Buruk
Kinerja Situs yang Lambat
Waktu muat yang terlalu lama bisa membuat pengunjung langsung menutup halaman Anda. Di dunia digital yang serba cepat, kecepatan website menjadi faktor krusial.
Solusi:
Optimalkan performa dengan mengompres gambar, gunakan layanan hosting berkualitas tinggi, dan hindari penggunaan plugin yang membebani sistem. Anda juga dapat mengevaluasi kecepatan situs menggunakan GTmetrix.
Keamanan Rendah
Tidak Menggunakan SSL
Situs yang belum dilengkapi dengan protokol HTTPS (SSL) akan ditandai sebagai tidak aman oleh browser, yang dapat menurunkan kepercayaan pengunjung dan merusak citra profesional website Anda.
Solusi:
Pasang sertifikat SSL agar situs Anda menggunakan koneksi HTTPS yang terenkripsi. Banyak penyedia hosting kini menawarkan SSL gratis melalui layanan seperti Let’s Encrypt.
Kesimpulan
Dengan mengenali berbagai kesalahan umum dalam pembuatan website, Anda dapat mencegah berbagai kendala yang berpotensi muncul di masa mendatang. Bangunlah situs dengan perencanaan yang matang, utamakan kenyamanan pengguna, serta terapkan strategi SEO secara optimal.
Baca juga: WordPress vs Website Kustom – Mana yang Tepat untuk Anda?





