Apa Itu Elementor?
Plugin Elementor untuk WordPress memudahkan pembuatan tata letak situs web yang menarik secara visual. Dari dalam editor, Anda dapat melihat hasilnya secara langsung
Fitur Utama Elementor:
- Editor drag-and-drop
- Lebih dari 90 widget siap pakai (judul, gambar, tombol, form, dsb.)
- Template desain yang bisa diimpor langsung
- Mobile preview dan responsive editing
- Integrasi dengan WooCommerce dan plugin lainnya
Keunggulan Elementor untuk Pemula
- Tanpa Coding.
Tidak familiar dengan JavaScript, HTML, atau CSS? Bukan masalah. Anda dapat mengatur semua elemen secara visual.Cepat dan Efektif - Proses desain menjadi jauh lebih cepat berkat fitur ini. Cocok untuk kontraktor independen yang memiliki banyak pekerjaan.
- Beragam Template Gratis
Anda dapat menemukan beragam template gratis di Elementor Library. Untuk mempublikasikan, cukup impor, edit, dan publikasikan! - Kompatibel dengan Perangkat Seluler
Tata letaknya responsif secara instan. Versi desktop, tablet, dan ponsel pintar masing-masing memiliki serangkaian opsi kustomisasi tersendiri.
Cara Membuat Website dengan Elementor (Langkah Cepat)
1: Install WordPress + Elementor
- ogin ke WordPress Admin
- Masuk ke Plugin > Add New
- Cari “Elementor” lalu klik Install dan Activate
2: Buat Halaman Baru
- Klik Pages > Add New
- Pilih “Edit with Elementor”
3: Bangun Halaman
- Drag widget seperti Heading, Image, Text, Button
- Atur layout, warna, tipografi sesuai brand kamu
4: Simpan dan Terbitkan
Apakah Elementor SEO-Friendly?
Anda dapat menyesuaikan judul, menggunakan Elementor dengan plugin SEO seperti Rank Math dan Yoast SEO, dan mendukung struktur HTML yang bersih.
Beberapa petunjuk:
- Gunakan heading (H1, H2, dst.) secara terstruktur
- Tambahkan ALT text pada gambar
- Gunakan plugin cache untuk kecepatan
Elementor memudahkan siapa pun untuk membuat situs web berkualitas tinggi tanpa perlu tahu cara coding. Elementor sangat cocok untuk pemula, wirausahawan, dan pekerja lepas kreatif karena adaptabilitas, kekuatannya, dan keramahan penggunanya.
Baca juga : WordPress vs Website Kustom – Mana yang Tepat untuk Anda?
