Sebuah langkah nyata menuju pembangunan keberlanjutan teknis di era digital, Strategi AI Nasional Indonesia 2025 merupakan hasil dari upaya pemerintah. Menanggapi pengaruh AI yang semakin besar dalam bisnis, akademisi, dan pembuatan kebijakan, Indonesia sedang merencanakan jalannya untuk menjadi pemain utama dalam inovasi global sekaligus pasar teknologi.
Kualitas sumber daya manusia, infrastruktur digital, dan kemitraan publik-swasta merupakan bidang-bidang yang ingin ditingkatkan oleh pemerintah. Dengan demikian, AI akan menjadi instrumen pembangunan nasional yang inklusif, alih-alih hanya menjadi ranah segelintir elit teknologi.

Baca juga: Masa Depan Uang Digital dan Cashless Society
Masa Depan Dominasi AI
Dengan masukan dari berbagai kementerian di Indonesia, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyusun Strategi Nasional AI 2025. Tujuan utamanya adalah agar Indonesia menjadi mandiri secara teknologi dan mampu menciptakan AI yang disesuaikan dengan latar budaya dan kebutuhan spesifik negara.
Ada lima bidang utama yang ditekankan dalam peta jalan ini:
- Etika dan pembuatan kebijakan AI
- AI untuk SDM dan pedagogi
- Pengembangan dan penelitian AI
- Infrastruktur yang menyediakan dukungan
- Ekosistem dan kolaborasi
Hal inilah yang menjadi pendorong di balik upaya Indonesia untuk melepaskan diri dari teknologi asing, yang tidak selalu sesuai dengan konteks lokal.
Penekanan AI pada Sumber Daya Manusia
Pengembangan sumber daya manusia menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, pemerintah berfokus pada peningkatan pelatihan profesional dan kurikulum AI di universitas. Program beasiswa talenta digital merupakan salah satu contoh bagaimana Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan berbagai platform di seluruh dunia. Salah satunya adalah Google AI dan Coursera.
Dengan pendekatan ini, generasi muda Indonesia akan siap menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh maraknya AI dan otomatisasi di tempat kerja.
Infrastruktur dan Teknologi
Infrastruktur digital yang terdistribusi dan adil diperlukan untuk mendukung ekosistem AI. Untuk memfasilitasi penerapan kecerdasan buatan di industri-industri vital termasuk transportasi, pertanian presisi, dan layanan kesehatan prediktif, rencana ini mendorong pembangunan pusat data nasional dan percepatan jaringan 5G.
Dalam hal pendanaan penelitian dan pembangunan infrastruktur, pemerintah juga menjangkau sektor swasta. Untuk mencapai penerapan AI yang diinginkan, ini merupakan teknik kolaborasi yang penting.
Regulasi dan Etika
Penyusunan undang-undang untuk melindungi warga negara dari eksploitasi teknologi merupakan prioritas utama Strategi Nasional AI Indonesia 2025. Untuk mencegah erosi hak-hak pribadi dan penguatan bias algoritmik, Indonesia sedang dalam proses mengembangkan standar etika AI.
Pedoman etika AI UNESCO dan kerangka kerja Prinsip AI OECD merupakan sumber daya yang signifikan di bidang ini.
Potensi Manfaat dan Kesulitan
Banyak peluang akan terbuka bagi sektor kreatif, manufaktur, dan kesehatan sebagai hasil dari pendekatan ini. Masalah rendahnya adopsi teknologi oleh UMKM dan minimnya data lokal berkualitas tinggi merupakan dua hambatan bagi keberhasilan implementasinya.
Indonesia akan menjadi negara ASEAN pertama yang merangkul AI secara holistik, berkat transisi yang stabil dan dukungan lintas sektor.
Pemikiran Akhir
Lebih dari sekadar kebijakan teknis, Strategi Nasional Kecerdasan Buatan (SKN) Indonesia 2025 merepresentasikan tekad bangsa untuk mengubah arah perkembangan teknologi. Kerja sama, kesiapan masyarakat, dan keterbukaan pemerintahan sangat krusial bagi pencapaian tujuan strategi ini.
