
Memahami konsep website statis dan dinamis merupakan hal krusial sebelum Anda memulai pembuatan situs bisnis. Kedua jenis website ini memiliki fitur dan kegunaan yang berbeda, yang akan berdampak pada performa, kemudahan dalam pengelolaan, serta biaya yang diperlukan. Dengan mengetahui perbedaan antara website statis dan dinamis, Anda dapat menentukan pilihan yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.
Arti Halaman Web
Website Statis
Ketika konten situs web tetap tidak berubah di luar kendali pengembang, kita menyebutnya statis. Komponen penyusun umumnya meliputi HTML dan CSS.
Website Dinamis
Ketika pengunjung berinteraksi dengan situs web atau memasukkan data ke dalam basis data, informasi tersebut dapat berubah secara dinamis. Biasanya, sistem manajemen konten (CMS) seperti WordPress dan bahasa komputer seperti PHP dan JavaScript digunakan untuk mengembangkannya.
Keuntungan halaman web statis
Kemudahan dan Kecepatan
Konten situs web statis biasanya berasal langsung dari berkas yang telah dibuat sebelumnya, sehingga memungkinkan pemuatan lebih cepat. Tanpa server yang rumit, situs web statis juga lebih mudah dibuat.
Harga Terjangkau
Biaya pembuatan dan hosting situs web statis biasanya lebih rendah karena strukturnya yang sederhana.
Keuntungan halaman web Dinamis
Kemudahan Memodifikasi Konten
Dengan menggunakan dasbor, bahkan mereka yang tidak memiliki pengetahuan teknis pun dapat mengubah konten tanpa perlu mengubah kode apa pun.
Fitur yang Mendorong Interaksi
Halaman login, toko online, pengiriman formulir, dan sistem manajemen konten adalah contoh fungsionalitas yang didukung oleh situs web dinamis.
Kekurangan setiap halaman web
Kelemahan situs web statis
Mengubah konten membutuhkan pengetahuan tentang kode. Situs yang sering diperbarui kurang ideal untuk hal ini.
Situs web dinamis memiliki beberapa kelemahan.
Biaya hosting dan pemeliharaan akan lebih tinggi karena meningkatnya kompleksitas dan kebutuhan akan server dengan teknologi pendukung.
Mana yang Terbaik untuk Perusahaan Anda?
Portofolio atau Perusahaan Kecil
Usaha kecil atau portofolio dengan anggaran terbatas yang tidak membutuhkan informasi yang sering diperbarui dapat mempertimbangkan situs web statis.
E-Commerce dan Bisnis yang Berkembang
Website dinamis sangat cocok bagi bisnis yang memiliki beragam produk, fitur interaktif, serta kebutuhan untuk memperbarui konten secara rutin.
Kesimpulan
Pertimbangkan kebutuhan, anggaran, dan tujuan manajemen konten perusahaan Anda sebelum memutuskan antara situs web statis dan dinamis. Anda dapat memilih platform terbaik untuk meningkatkan branding dan penjualan dengan mempelajari perbedaan antara situs web statis dan dinamis.
Baca juga: Kesalahan Umum Saat Membuat Website dan Cara Menghindarinya
